Djarot melakukan 'blusukan' ke dalam pasar hingga berbicang dengan para pedagang. Djarot menjelaskan sidak kali ini bertujuan untuk observasi terhadap harga dan pasokan beras.
"Kita melakukan observasi, tidak hanya mengecek harga tapi juga memastikan pasokan beras," kata Djarot kepada awak media di Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (30/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di sini pasokan normalnya 2.500 ton sampai 3.000 ton per hari. Sekarang di atas itu," ujarnya.
Djarot menyempatkan diri berbincang-bincang dengan para pedagang beras. Para pedagang mengaku harga dan pasokan dalam kondisi normal.
"Harga dan pasokan aman pak," ucap pedagang kepada Djarot.
Bulog dan Kementan tidak menampik ada gejolak harga beras namun kisarannya dalam batas aman. Bulog sendiri telah menyiagakan truk berisi beras di Pasar Induk Beras Cipinang. Beras di dalam truk akan dikeluarkan bila harga beras di pasar melonjak drastis.
"Kalau dari sisi Bulog, kita siagakan beberapa truk beras. Sewaktu-waktu, ada perubahan harga, kita melakukan operasi pasar," sebutnya.
(feb/hen)











































