"Nggak jadi tanggal 1. Ini masih akan mundur sedikit," ujar Basuki ditemui detikFinance di Kantornya, Jumat (31/7/2015).
Basuki menjelaskan, mundurnya proses penggenangan Waduk kedua terbesar di Indonesia, setelah Waduk Jatiluhur ini disebabkan masih ada berkas bidang tanah yang belum terealisasi pembayarannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, proses penggenangan tidak akan mundur terlalu lama dari rencana. Karena saat ini timnya di lapangan terus mempercepat proses pembayaran. "Proses berjalan terus. Kita masih optimistis Agustus tetap bisa kita mulai genangi. Hanya saja memang waktunya agak mundur," pungkasnya.
Targetnya Waduk Jatigede, Sumedang, Jawa Barat akan mulai digenangi air pada 1 Agustus mendatang. Seiring dengan hampir selesainya proses ganti rugi terhadap lahan warga di area waduk tersebut.
Di samping itu, sekarang juga tengah dilakukan pemotongan 800.000 pohon, sekaligus pembersihan. Dengan tujuan tidak lagi ada pohon yang membusuk bila terkena air nantinya.
Pemerintah juga menjalankan program penghijauan, khususnya di bagian hulu Sungai Cimanuk. Karena daerah tersebut sudah gundul dan sulit menyerap air dengan kapasitas besar.
(dna/hen)











































