"Yang susut ada lima waduk. Irigasi kita yang dari waduk itu kan 900.000 hektar. Akibat 5 waduk susut irigasi yang terancam kekeringan ada 170.000 hektar. Itu perkiraan, karena airnya susut kan," kata Basuki di Kantor PUPR, Jumat (31/7/2015)
Ia mengatakan, susutnya air waduk tentunya berdampak berkurangnya peran waduk sebagai tenaga pembangkit listrik tenaga air, hingga susutnya peran untuk fungsi pengairan sektor pertanian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihaknya kini akan menyebar 761 pompa yang dimiliki Kementerian PUPR. Pompa-pompa ini sebagai solusi jangka pendek untuk mengantisipasi dampak terburuk kekeringan. Pompa bisa difungsikan untuk menyedot air dari sungai dan sumur-sumur air tanah yang masih tersedia.
"761 pompa yang akan disebar di seluruh, untuk sungai-sungai yang sumber irigasinya masih ada dipompa," katanya.
(hen/rrd)











































