Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan laju inflasi pada Juli 2015 mencapai 0,93%. Meski ada puasa dan lebaran, inflasi masih bisa dijaga di bawah 1%.
Demikian disampaikan oleh Kepala BPS, Suryamin, di kantor pusat BPS, Jalan DR Sutomo, Jakarta, Senin (3/8/2015).
"Ini persis sama dengan Juli 2014. Tapi nanti akan saya tambahkan komposisi atau penyebabnya agak berbeda," jelas Suryamin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suryamin melaporkan, ada 80 kota mengalami inflasi selama Juli 2015, dan 2 kota deflasi.
Inflasi tertinggi terjadi di Pangkal Pinang 3,18% dan terendah di Pematang Siantar 0,06%. Sementara deflasi tertinggi Merauke 0,65%.
"Andilnya dari bahan makanan 2,02%, lalu transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan 1,74%. Lalu makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,51%," papar Suryamin. (dnl/ang)











































