Rakor yang dimulai sejak pagi tadi ini berlangsung di Gedung F Kementerian Pertanian (Kementan) Ragunan, Jakarta, berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh kepala dinas pertanian provinsi seluruh Indonesia.
BMKG memaparkan dampak El-Nino terhadap ketersediaan air tanah, curah hujan dan kondisi cuaca selama beberapa bulan ke depan. "Kami koordinasi terus dengan Kementan karena iklim sangat terkait dengan sektor pertanian. Kami lihat Kementan sudah antisipasi sejak jauh hari dengan pembagian bantuan pompa, membangun embung dan perbaikan irigasi," ujar Kepala BMKG Andi Eka Sakya yang ditemui detikFinance usai rapat koordinasi di Auditorium Kementerian Pertanian, Senin (3/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(hen/hen)










































