Bahas Kekeringan, DPR, BMKG Hingga Pemda Merapat ke Kantor Mentan

Bahas Kekeringan, DPR, BMKG Hingga Pemda Merapat ke Kantor Mentan

Lani Pujiastuti - detikFinance
Senin, 03 Agu 2015 11:34 WIB
Bahas Kekeringan, DPR, BMKG Hingga Pemda Merapat ke Kantor Mentan
Jakarta - Pagi ini Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan anggota DPR Komisi IV, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan pihak Kementerian PU dan Perumahan Rakyat membahas penanggulangan kekeringan.

Rakor yang dimulai sejak pagi tadi ini berlangsung di Gedung F Kementerian Pertanian (Kementan) Ragunan, Jakarta, berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh kepala dinas pertanian provinsi seluruh Indonesia.

BMKG memaparkan dampak El-Nino terhadap ketersediaan air tanah, curah hujan dan kondisi cuaca selama beberapa bulan ke depan. "Kami koordinasi terus dengan Kementan karena iklim sangat terkait dengan sektor pertanian. Kami lihat Kementan sudah antisipasi sejak jauh hari dengan pembagian bantuan pompa, membangun embung dan perbaikan irigasi," ujar Kepala BMKG Andi Eka Sakya yang ditemui detikFinance usai rapat koordinasi di Auditorium Kementerian Pertanian, Senin (3/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut paparan BMKG, El Nino diprediksi akan berlangsung paling tidak hingga akhir Oktober dengan kecenderungan akan menguat. "Oktober diprediksi hujan mulai ada, tapi belum bisa kondusif. Peluang hujan di bawah 100 mm/tahun bahkan lebih kering dari musim kemarau akan melanda Jatim, NTT, dan Sultra mulai Agustus hingga November," jelas Andi.

(hen/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads