Pengembangan angkutan massal yang digagas oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini, tampaknya menjadi daya tarik bagi perusahaan properti, tak terkecuali anak usaha Adhi Karya yakni, PT Adhi Persada Properti (APP).
APP menyiapkan lahan sekitar 14 hektar untuk pengembangan properti komersial di daerah Cibubur dan Bekasi Timur. Lokasi tersebut merupakan area keberangkatan dari LRT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk area Cibubur, APP berencana membangun hunian tapak atau landed. Proyek properti tersebut bernama Taman Dhika Cibubur. "Lokasinya tidak persis dengan stasiun keberangkatan," ujarnya.
Sedangkan di Bekasi Timur, APP sedang dan akan menyiapkan hunian terintergasi dengan pusat bisnis dan perbelanjaan. Lokasi properti APP di Bekasi Timur direncanakan terintegrasi dengan area stasiun keberangkatan.
"Di Bekasi kita sudah bebaskan 5 hektar tapi ada potensi sampai 10 hektar. Tapi dalam rencana 2014-2019, kita menargetkan bisa menyelesaikan pembangunan 1 mal dan 3 tower. 1 Tower terdiri 800 unit. Pengembangan berikutnya kawasan perkantoran," sebutnya.
Meski rencana telah disusun, APP sebagai anak usaha dari Adhi Karya masih menunggu surat penugasan kepada sang induk. Hingga kini, Adhi Karya belum menerima salinan Perpres Penugasan.
Sementara itu, Direktur Utama Adhi Karya Kiswodarmawan mengaku pengembangan properti tetap berlanjut meskipun perseroan masih menunggu Perpres Penugasan.
"TOD (Transit Oriented Development) nggak ada kaitan dengan Perpres, sepenuhnya corporate action," tuturnya.
(feb/dnl)











































