Rapat DPR dan Pemerintah Soal Kenaikan BBM Berjalan Alot

Rapat DPR dan Pemerintah Soal Kenaikan BBM Berjalan Alot

- detikFinance
Kamis, 24 Feb 2005 04:30 WIB
Jakarta - Rapat konsultasi Komisi VII dengan pemerintah yang membahas tentang rencana kenaikan harga BBM berjalan alot. Sepanjang rapat sempat dilakukan skorsing dua kali yang memakan waktu sekitar 45 menit.Namun karena tidak ada kesepakatan rapat akhirnya dihentikan pada pukul 03.35 WIB dan rencananya rapat akan dilanjutkan pada Kamis (24/2/2005) pukul 19.30 WIB."Belum ada kesimpulan karena pertemuan akan dilanjutkan Kamis malam jam 19.30 WIB. Rapat kita lanjutkan karena masih ada hal-hal yang belum disepakati," kata Ketua Komisi VII DPR RI Agusman Effendy usai rapat di Gedung DPR/MPR Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (24/2/2005) pukul 03.35 WIB.Sepanjang rapat, tampak banyak anggota DPR yang mengajukan pertanyaan maupun interupsi terhadap rencana pemerintah menaikkan harga BBM. "Memang tadi tampak sekali masing-masing fraksi masih memiliki pendapat yang berbeda-beda makanya kita tunda dulu kesimpulan rapatnya," kata Agusman.Pertanyakan Program KompensasiDalam kesempatan yang sama Agusman mengakui kalangan DPR meminta agar pemerintah melaksanakan program kompensasi kenaikan harga BBM secara jelas dan terukur. "Masalah pelaksanaan program kompensasi menuntut adanya jaminan agar program terlaksana dengan baik, maupun dampak psikologinya terhadap inflasi dapat diatasi," katanya.Kalangan DPR juga telah mengusulkan beberapa draft kesimpulan rapat diantaranya, pemerintah diminta menjamin terlaksananya program kompensasi secara baik. Pemerintah juga diminta untuk mempercepat program diversifikasi sumber energi seperti gas bumi dan gas geothermal. Bahkan kalangan DPR juga mengusulkan gara pemerintah menghilangkan program sosialisasi kenaikan harga BBM karena berpotensi memancing konflik sosial.Ketika hal dikonfirmasikan, kepada Agusman, dia hanya menyatakan bahwa saat ini belum sampai ada tahap kesimpulan. "Dari 8 program kompensasi DPR masih melihat program itu kurang fokus dan melebar sehingga dipertanyakan jaminan pelaksanaannya," katanya.Rapat konsultasi ini dimulai pada pukul 20.30 dan diakhiri pukul 03.35. Dari unsur pemerintah hadir Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Sri Mulyani, Menkominfo Sofyan Djalil dan Menko Kesra Alwi Shibab. Namun Alwi mengikuti rapat tidak sampai akhir. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads