Jonan Khawatir Maskapai Bermodal 'Cekak' Abaikan Keselamatan

Jonan Khawatir Maskapai Bermodal 'Cekak' Abaikan Keselamatan

Dana Aditiasari - detikFinance
Rabu, 05 Agu 2015 17:37 WIB
Jonan Khawatir Maskapai Bermodal Cekak Abaikan Keselamatan
Jakarta - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengawasi ketat 12 maskapai penerbangan berjadwal dan carter karena memiliki modal atau ekuitas negatif. Sejalan dengan pengawasan, 12 maskapai itu juga memperoleh sanksi berupa larangan sementara membuka rute baru.

Pengawasan dan sanksi kepada maskapai bermodal 'cekak' ini dilakukan karena Jonan khawatir maskapai tersebut berpotensi besar mengabaikan aspek keselamatan penerbangan.

"Tidak ada izin rute baru atau perubahan rute atau business pโ€Žlan. Karena dengan ekuitas yang negatif ini kami khawatir keselamatan akan diabaikan," kata Jonan di Kemenhub, Jakarta, Rabu (5/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebanyak 12 maskapai bermodal 'cekak' akan dipantau selama 3 bulan ke depan, hingga 31 September. Maskapai tersebut bisa saja dicabut izin operasinya (Air Operator Certificate/AOC) jika dalam periode pengawasan mengabaikan aspek keselamatan.

Selain itu, setelah diawasi ternyata 12 maskapai bermodal negatif tidak bisa memperbaiki kinerja keuangannya maka Kemenhub akan mengevaluasi ulang izin terbang.
"Sampai 31 September tidak ada aksi nyata maka 1 Oktober akan kita umumkan apakah mereka bisa terbang atau merek tidak bisa terbang," tuturnya.

(dna/feb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads