"Ini tantangan berat di tengah ketidakpastian global. Indonesia sangat butuh pertumbuhan yang tinggi, karena untuk kurangi kemiskinan dan pengangguran," kata Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro.
"Dengan posisi yang sama, bila dibandingkan dengan negara-negara lain, posisi pertumbuhan ekonomi Indonesia turunnya nggak turun begitu jauh. Tidak seperti negara yang lain," kata Bambang di kantornya, Jakarta, Rabu (5/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Amerika Serikat 2,9% menjadi 2,5%
- Korea Selatan 2,5% menjadi 2,2%
- Inggris 2,9% menjadi 2,6%
- Singapura 2,8% menjadi 1,7%
- China dari 7% ke 7%
"Konsumsi pemerintah untuk semester satu memang masih rendah, sehingga belum bisa memberikan dampak yang terlalu besar," kata Bambang.
Sementara pertumbuhan investasi di kuartal II-2015 menurun dibandingkan kuartal I-2015. "Ekspor masih sulit. Sudah ada perbaikan sebenarnya meskipun masih minus," ujarnya.
(dnl/ang)










































