Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro, di kantornya, Jakarta, Rabu (5/8/2015).
"Kalau semester II lebih baik, maka pasti di atas 4,7%. Tapi seberapa jauh, itu yang harus didorong dan kami harapkan dengan percepatan belanja (anggaran negara," kata Bambang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau banyak yang bertanya, kenapa banyak kebijakan baru keluar Juli, memang karena baru Juli selesai aturannya. Dan banyak lagi yang lain yang mampu mendorong perekonomian," jelas Bambang.
Pemerintah, ujar Bambang akan melakukan sejumlah kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi mencapai target 5-5,2% di tahun ini. Kebijakan tersebut antara lain:
- Menjaga daya beli masyarakat tumbuh minimum 5%. Caranya adalah dengan menjaga inflasi sampai akhir tahun
- Mempercepat belanja pemerintah, baik barang maupun modal yang akan dicatat dalam pembentukan modal tetap bruto atau investasi
- Ekspor harus diupayakan terus membaik. Ekspor harus diupayakan agar tidak tumbuh negatif. Karena di tengah rendahnya harga komoditas, ekspor yang positif itu sudah cukup bagus.










































