Industri kreatif di Hong Kong menyumbang HK$ 98 miliar per tahun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Hong Kong. Jumlah tersebut berasal dari nilai tambah yang diciptakan industri budaya dan kreatif anak-anak muda Hong Kong.
"Jadi 4,9% PDB Hong Kong itu berasal dari industri kreatif. Mulai dari industri film, game, hiburan digital, hingga desain. Di sini kami memiliki 200.000 pelaku industri kreatif," kata Assistant Head Create Hong Kong, Wellington Fung, ditemui di kantornya, Gluucester Road, Wan Chai, Hong Kong, Kamis (7/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tugas badan ini memfasilitasi pengusaha pemula atau start-up, dan pengembangan ekonomi kreatif, mempromosikan industri kreatif mulai di dalam negeri, hingga ke luar negeri.
"Kami juga bertanggung jawab memberikan dukungan dana bagi industri kreatif yang bermodal kecil, seperti dukungan dana HK$ 300 juta untuk pengembangan bidang desain pada 2013 kepada para pelaku desain yang didominasi anak muda. Akhir September 2014, dari dana tersebut tercipta 398 aplikasi yang digunakan, ada tercipta 194 proyek dengan nilai HK$ 388,64 juta," kata Fung.
Lembaga ini tambah Fung, juga memberikan suntikan dana sebesar HK$ 300 juta ke industri film lokal. Sehingga dengan modal tersebut bisa mendorong investasi film dari anak muda Hong Kong untuk membuat film komersial yang melibatkan banyak tenaga kerja.
"Akhir September 2014 total film yang didanai sebanyak 48 proyek film, dengan dana bantuan sebesar HK$ 325,8 juta. Sudah banyak film lokal menghasilkan pendapatan hingga HK$ 3-5 juta. Ini akan membuat mereka terdorong lagi buat film yang lebih bagus dan lebih berkualitas," ungkapnya.
Namun, di balik suksesnya industri kreatif Hong Kong, Fung menyimpan kekhawatiran di dalam dirinya. Pasalnya, tantangan terbesar saat ini bukan masalah pendanaan, melainkan minat anak muda Hong Kong di industri kreatif yang mulai berkurang.
"Masalah dana tidak ada masalah, yang jadi masalah itu minat anak muda Hong Kong pada industri kreatif mulai berkurang, karena di sini pusatnya atau sumbernya uang, perusahaan finansial internasional di Hong Kong banyak sekali, sehingga banyak anak muda kami lebih suka memilih pekerjaan sektor finansial, bank, hingga lawyer," ungkapnya.
(rrd/dnl)











































