Selamatkan PT KKA, Pemerintah Gandeng Mitra Strategis

Selamatkan PT KKA, Pemerintah Gandeng Mitra Strategis

- detikFinance
Kamis, 24 Feb 2005 12:05 WIB
Jakarta - Untuk menyelamatkan industri PT Kertas Kraft Aceh (PT KKA) yang tengah kembang-kempis terbelit utang, pemerintah berniat menggandeng mitra strategis guna melakukan kerjasama operasi. Dengan mekanisme kerjasama operasi ini, maka tidak akan ada pengalihan kepemilikan saham. Demikian disampaikan Meneg BUMN Soegiharto dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (24/2/2005)."Yang paling menguntungkan barangkali kalau bisa kerjasama operasi daripada harus alih kepemilikan. Itu prinsip saya. Tapi bagaimana detailnya, saya harus melihat usulan direksi," kata Soegiharto.Ia menambahkan, saat ini direksi tengah melakukan beauty contest terhadap sejumlah investor yang akan menjadi mitra strategis. Namun ia belum mendapat rincian laporan, apakah semua investor itu berasal dari lokal atau asing. "Saya belum dapat laporan. Tentunya kalau ada lokal lebih baik. Tapi masalahnya bukan itu, namun mana yang terbaik penawarannya untuk pengembangan KKA ke depan," tegas Soegiharto.Dalam pandangannya, penyelamatan PT KKA harus dilihat secara komperehensif mengingat PT KKA memiliki kewajiban yang cukup besar yakni Rp 300 miliar kepada Bank Mandiri dan ExxonMobil. Oleh karenanya, PT KKA untuk bisa beroperasi kembali membutuhkan modal kerja sekitar Rp 200 miliar. "Jadi harus komperehansif melihatnya. Kita juga harus melihat syarat-syarat yang diajukan calon mitra secara detail. Makanya dalam beberapa hari ini direksi melakukan beauty contest," tambah Soegiharto.Ketika ditanya tentang kemungkinan terdilusinya saham pemerintah jika mitra strategis itu menginjeksi modal, Soegiharto mengaku belum tahu persis tentang definisi dilusi tersebut. "Saya tidak tahu karena belum diajukan ke kami. Saya tidak bisa menjawab secara spekulasi apa yang dimaksud dilusi itu," demikian Soegiharto. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads