Harga Daging Sapi di Yogya Normal, Pedagang Tidak Mogok Jualan

Harga Daging Sapi di Yogya Normal, Pedagang Tidak Mogok Jualan

Edzan Raharjo - detikFinance
Senin, 10 Agu 2015 11:12 WIB
Harga Daging Sapi di Yogya Normal, Pedagang Tidak Mogok Jualan
Yogyakarta - Harga daging sapi di Jakarta, Bandung, dan sekitarnya naik tinggi melebihi batas wajar. Akhirnya, para pedagangan sapi ini memutuskan untuk mogok jualan.

Namun hal berbeda terjadi di Yogyakarta. Para pedagang daging sapi mengaku tak terpengaruh dengan aksi mogok di Jakarta. Harga daging sapi di Yogya juga tidak mengalami kenaikan, bahkan justru turun dibanding sebelum Lebaran.

Pantauan detikFinance di pasar Beringharjo Yogyakarta, sejumlah pedagang daging sapi mengaku harga masih normal. Dan mereka juga tidak menjual daging impor, tapi semuanya lokal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Biasa-biasa saja kalau di Yogya, tidak terpengaruh. Di Jakarta naik itu mungkin stoknya sapinya yang telat. Di sini pasokan Alhamdulillah lancar," kata Waltiyem di pasar Beringharjo, Yogyakarta, Senin (10/8/2015).

Harga daging sapi pada masa 10 hari sebelum dan sesudah Lebaran ada di kisaran Rp 130.000. Saat ini harga daging sapi di Yogya untuk KW 1 Rp 110.000, KW 2 sebesar Rp 100.000, dan KW 3 seharga Rp 95.000. Daging sapi yang dijual adalah daging sapi lokal dari wilayah DIY sendiri.

Pedagang daging sapi lainya, Winarsih (40) mengaku sampai saat ini harga daging sapi masih cukup normal. Tidak terpengaruh aksi mogok pedagang daging sapi di tempat lain.

Para pedagang ini berharap agar pemerintah dapat menstabilkan harga daging sapi agar tidak naik. Karena jika harga naik maka sepi pembeli.

Oleh karena itu stok sapi harus mudah didapat agar harga tetap murah. Mereka juga setuju agar impor daging sapi dihentikan supaya harga daging lokal naik.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads