Mendag Gobel Sebut Feedloter Tahan Pasokan Sapi

Mendag Gobel Sebut Feedloter Tahan Pasokan Sapi

Maikel Jefriando - detikFinance
Senin, 10 Agu 2015 13:55 WIB
Mendag Gobel Sebut Feedloter Tahan Pasokan Sapi
Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel menuding perusahaan penggemukan sapi (feedloter) telah menahan pasokan daging sapi ke Rumah Potong Hewan (RPH) hingga berdampak pedagang sapi di pasar mogok. Hal ini buntut dari kebijakan pemerintah yang memangkas impor sapi bakalan di triwulan III-2015 hanya 50.000 ekor dari 200.000-an ekor di triwulan sebelumnya.

"Mereka memang menahan karena impor sapi yang belum dikeluarkan. Impor sapi itu dikeluarkan untuk menjaga stabilitas supply dan harga," kata Gobel di sela-sela acara peresmian Depo Bapok Kita di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (10/8/2015)

Gobel sependapat dengan informasi yang disampaikan oleh Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman, bahwa pasokan sapi bakalan di feedloter cukup, sehingga untuk kebutuhan 4 bulan ke depan khususnya di Jabodetabek, Jabar, dan Banten.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebetulnya di feedloter stok dari sapi itu cukup. Sudah ditanya. Mentan sudah beritahu saya itu cukup," katanya.

Mentan Amran Sulaiman menegaskan stok sapi di feedloter saat ini masih mencapai 160.000 ekor sapi impor atau cukup untuk 4 bulan kebutuhan.

Amran menegaskan pemerintah memangkas izin impor sapi bakalan pada triwulan III-2015 hanya 50.000 ton setelah mempertimbangkan kebutuhan. Ia mengakui kalangan importir atau perusahaan penggemukan menghendaki lebih banyak.

"Sapi kita impor sesuai kebuhan bukan keinginan. Stok di feedlotter sudah kami cek ada 160.000 ekor," tegas Amran.

Menurutnya, dengan stok sapi sebanyak 160.000 ton masih aman untuk menjaga kebutuhan beberapa bulan ke depan. "Kalau melepas pasokan 40.000 ekor per bulan, artinya aman 4 bulan," kata Amran.

(hen/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads