Pedagang Daging Mogok Jualan, Ini Jurus Pemerintah Jokowi

Pedagang Daging Mogok Jualan, Ini Jurus Pemerintah Jokowi

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Senin, 10 Agu 2015 13:55 WIB
Pedagang Daging Mogok Jualan, Ini Jurus Pemerintah Jokowi
Jakarta - Para pedagang daging sapi di Jakarta dan Jawa Barat mogok jualan karena harga yang tinggi, dan membuat mereka rugi. Pemerintah pimpinan Joko Widodo (Jokowi) punya cara untuk menangani mogok pedagang ini.

Menko Perekonomian, Sofyan Djalil, mengatakan, untuk jangka pendek pemerintah akan melakukan intervensi lewat operasi pasar (OP) oleh Perum Bulog.

"Jangka menengah dan jangka panjang tentu harus kita lihat secara keseluruhan tentang sistem perdagangan, ini tentang kebijakan, penggemukan, dan lain-lain. Tapi untuk yang paling pendek adalah bagaimana Bulog mengintervensi dan telah melakukan intervensi," jelas Sofyan saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (10/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sofyan mengatakan, dalam 1-2 minggu ke depan Bulog sanggup untuk melakukan operasi pasar daging tersebut. Pemerintah lewat Menteri Pertanian, Menteri Perdagangan, dan Perum Bulog telah melakukan rapat dan mengambil tindakan. Ada pun tindakan tersebut adalah membuka impor yang lebih besar kepada Bulog.

"Mendag telah melaporkan dan tindakan yang perlu dilakukan oleh Mentan dan Mendag. Akan diberikan wewenang lebih besar kepada Bulog untuk melakukan tindakan itu, untuk menstabilisasi harga daging," jelas Sofyan.

(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads