"Pada libur dari kemarin. Enggak pada jualan," ujar Gun pedagang ayam kepada detikFinance.
Ada belasan lapak daging sapi di Pasar Kosambi, namun tak ada kegiatan. Hanya talenan kayu berjejer kosong tanpa tumpukan daging. Di bagian ujung, terdapat aktivitas seorang pedagang daging sapi. Namun tak menjual daging, ia tengah memotong dan menjual bagian kaki dan kulit (kikil) sapi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menuturkan, sejak pagi banyak pembeli yang menanyakan kapan para pedagang sapi di pasar tersebut kembali berjualan. Asep pun mengatakan belum bisa memastikan karena menunggu perkembangan.
"Ya kita juga pengennya jualan lagi. Tapi harganya juga nggak mahal supaya masyarakat bisa beli seperti biasa," tuturnya.
Ia menuturkan, harga jual daging sapi di Pasar Kosambi tembus hingga Rp 120.000/kg. Harga tersebut naik sejak hari raya Lebaran. Padahal biasanya setelah lebaran harga daging kembali ke harga sebelum Lebaran.
"Dari sananya emang udah naik. Kalau masyarakat mengerti sih nggak apa-apa. Ini kan masyarakat nggak ngerti, dikiranya kita yang nakin harga," kata Asep.
(tya/hen)











































