Pedagang Daging Sapi di Bandung Masih Mogok Jualan

Pedagang Daging Sapi di Bandung Masih Mogok Jualan

Tya Eka Yulianti - detikFinance
Senin, 10 Agu 2015 14:58 WIB
Pedagang Daging Sapi di Bandung Masih Mogok Jualan
Bandung - Hari ini, lapak kios daging di Pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat pada Senin (10/8/2015) terlihat gelap dan sepi. Para pedagang masih menggelar aksi mogok jualan sejak Minggu (9/8/2015).

"Pada libur dari kemarin. Enggak pada jualan," ujar Gun pedagang ayam kepada detikFinance.

Ada belasan lapak daging sapi di Pasar Kosambi, namun tak ada kegiatan. Hanya talenan kayu berjejer kosong tanpa tumpukan daging. Di bagian ujung, terdapat aktivitas seorang pedagang daging sapi. Namun tak menjual daging, ia tengah memotong dan menjual bagian kaki dan kulit (kikil) sapi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya gimana lagi kalau nggak jualan pisan mah, kita susah. Lagipula ada jaminan dari polisi kalau kita boleh jualan. Tapi yang kita jual sih cuma ini (kaki dan kulit), bukan daging. Kami masih kompak dan ikut solidaritas pedagang lainnya untuk tidak jualan," ujar Asep (40), seorang pedagang daging sapi.

Ia menuturkan, sejak pagi banyak pembeli yang menanyakan kapan para pedagang sapi di pasar tersebut kembali berjualan. Asep pun mengatakan belum bisa memastikan karena menunggu perkembangan.

"Ya kita juga pengennya jualan lagi. Tapi harganya juga nggak mahal supaya masyarakat bisa beli seperti biasa," tuturnya.

Ia menuturkan, harga jual daging sapi di Pasar Kosambi tembus hingga Rp 120.000/kg. Harga tersebut naik sejak hari raya Lebaran. Padahal biasanya setelah lebaran harga daging kembali ke harga sebelum Lebaran.

"Dari sananya emang udah naik. Kalau masyarakat mengerti sih nggak apa-apa. Ini kan masyarakat nggak ngerti, dikiranya kita yang nakin harga," kata Asep.

(tya/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads