Jokowi: Kita Sudah Impor, Kenapa Harga Daging Masih Tinggi?

Jokowi: Kita Sudah Impor, Kenapa Harga Daging Masih Tinggi?

Ray Jordan - detikFinance
Senin, 10 Agu 2015 22:13 WIB
Jokowi: Kita Sudah Impor, Kenapa Harga Daging Masih Tinggi?
Jakarta - Persediaan daging sapi di sejumlah daerah seperti Jabodetabek dan Bandung langka dan daging sehingga harganya melonjak tinggi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) geram dan menyebut ada yang 'bermain' dalam pasar daging.

Jokowi mengatakan, persediaan daging di tanah air sebenarnya ada, namun ada pihak yang menahan ketersediaannya untuk diteruskan ke pasar, sehingga harga daging masih tinggi.

"Sebetulnya kalau dilihat betul stok itu ada, tapi tidak dikeluarkan," kata Jokowi usai acara pelantikan pengurus DPP Partai Bulan Bintang (PBB) di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Senin (10/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Modus ini bertujuan supaya pemerintah membuka impor sapi lebih banyak. Pemerintah telah memangkas impor sapi bakalan dari 200.000 ekor menjadi 50.000 ekor sapi pada triwulan III-2015.

"Pertanyaan saya, kalau kita impor banyak, harga daging bisa turun menjadi Rp 100 ribu atau Rp 90 ribu nggak?" kata Jokowi.

"Saya ingin bandingkan harga di negara lain, bisa Rp 50 ribu, bisa Rp 45 ribu. Kenapa kita sudah impor, harganya masih tinggi? Apa jalan keluarnya? Ya saya nanti akan beli langsung. Ya saya akan beli langsung. Pemerintah akan beli langsung untuk membuktikan bahwa harga daging itu bisa lebih murah," tambah Jokowi.

Untuk itu, Jokowi pun mengaku sedang meneliti permainan ini. "Baru dicari. Kita akan cari," katanya.

Lalu, apa pesan Presiden untuk mafia daging? "Ingat, ada UU pangan. Hati-hati," tegas Jokowi.

(rjo/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads