Jokowi: Studi Kelayakan Kereta Cepat China Sudah Komplit 100%

Jokowi: Studi Kelayakan Kereta Cepat China Sudah Komplit 100%

Maikel Jefriando - detikFinance
Selasa, 11 Agu 2015 13:18 WIB
Jokowi: Studi Kelayakan Kereta Cepat China Sudah Komplit 100%
Bogor - Pemerintah China lewat Menteri Komisi Pembangunan Nasional dan Reformasi, Xu Shaoshi, sudah menyerahkan hasil studi kelayakan (feasibility study/FS) proyek kereta cepat Jakarta-Bandung ke Joko Widodo (Jokowi) kemarin. Studi kelayakan tersebut sudah 100% komplit.

Demikian disampaikan oleh Jokowi, ditemui di Istana Bogor, Selasa (11/8/2015).

"Sudah. FS-nya sudah 100% diserahkan ke kami, dan juga mengenai tawaran investornya dan juga mengenai selesainya kapan. Semua sudah dipaparkan komplit. Tinggal dinilai," jelas Jokowi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jokowi mengatakan, pada akhir bulan ini, pemerintah akan memutuskan siapa investor yang akan menggarap proyek kereta cepat ini. Sejauh ini sudah ada dua negara yang berminat, China dan Jepang.

Pemerintah akan menunjuk konsultan independen untuk memberikan masukan terkait penilaian studi kelayakan kereta cepat yang masuk. Masukan yang diberikan adalah dari sisi biaya, teknis, konstruksi, hingga teknologi.

"Kami juga berhitung mengenai kerjasama jangka panjang. Kami juga berhitung mengenai kandungan lokal, semuanya kami hitung. Kalau sudah diputuskan akan diumumkan," kata Jokowi.

Namun, Jokowi belum menyebutkan siapa konsultan yang ditunjuk oleh pemerintah. "Yang jelas konsultannya tidak berhubungan dengan conflict interest kereta cepat yang ingin kami pilih," ujar Jokowi.

(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads