Demikian disampaikan oleh Jokowi, ditemui di Istana Bogor, Selasa (11/8/2015).
"Sudah. FS-nya sudah 100% diserahkan ke kami, dan juga mengenai tawaran investornya dan juga mengenai selesainya kapan. Semua sudah dipaparkan komplit. Tinggal dinilai," jelas Jokowi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah akan menunjuk konsultan independen untuk memberikan masukan terkait penilaian studi kelayakan kereta cepat yang masuk. Masukan yang diberikan adalah dari sisi biaya, teknis, konstruksi, hingga teknologi.
"Kami juga berhitung mengenai kerjasama jangka panjang. Kami juga berhitung mengenai kandungan lokal, semuanya kami hitung. Kalau sudah diputuskan akan diumumkan," kata Jokowi.
Namun, Jokowi belum menyebutkan siapa konsultan yang ditunjuk oleh pemerintah. "Yang jelas konsultannya tidak berhubungan dengan conflict interest kereta cepat yang ingin kami pilih," ujar Jokowi.
(dnl/hen)











































