"Kami hari ini akan rapat dengan APDASI untuk memerintahkan besok berdagang lagi," ujar Emil disela sidak di Pasar Kosambi, Jalan Ahmad Yani, Selasa (11/8/2015).
Emil berharap arahannya akan dituruti sehinga besok tidak ada lagi gejolak harga daging sapi di pasar-pasar di Kota Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, ada sedikit dinamika di pasaran saat harga daging sapi meningkat. Masyarakat banyak yang beralih ke ayam, sehingga harga ayam bergejolak.
"Nah ayam juga jadi meningkat karena demand-nya tinggi. Mudah-mudahan dalam dua hari setelah distabilkan harga daging sapi dan ayam bisa turun lagi. Kami akan upayakan sampai situasi ini benar-benar normal lagi," janjinya.
Emil meminta kepada konsumen agar tak perlu khawatir kekurangan daging sapi, karena suplai daging sapi di Kota Bandung aman.
"Kepada ibu-ibu di rumah jangan khawatir kalau di Kota Bandung suplai daging sapi aman tinggal datang ke pasar-pasar yang sudah ditentukan (operasi pasar)," tandasnya.
Hari ini Perum Bulog menggelar operasi pasar daging murah di Rp 90.000/Kg di 8 pasar Kota Bandung. Lokasinya yaitu Pasar Kosambi, Cihaurgeulis, Sederhana, Kiaracondong, Ciwastra, Ujungberung, Gegerkalong, Astanaanyar, dan Cijerah. Awalnya hanya di Pasar Kosambi, Cihaurgeulism dan Sederhana.
Seperti diketahui pasca para pedagang daging sapi mogok di Bandung sejak Minggu, Bulog turun tangan menggelar operasi pasar daging murah. Pedagang mogok karena harga daging sapi sangat mahal sampai Rp 130.000/kg.
(avi/hen)











































