Soal Daging Sapi, Kapolri: Ada Upaya Kita Ketergantungan Impor

Soal Daging Sapi, Kapolri: Ada Upaya Kita Ketergantungan Impor

Andri Haryanto - detikFinance
Selasa, 11 Agu 2015 18:16 WIB
Soal Daging Sapi, Kapolri: Ada Upaya Kita Ketergantungan Impor
Jakarta - Harga daging sapi di Jabodetabek berkisar Rp 130.000/kg, kondisi ini membuat para pedagang menggelar aksi mogok kerja karena dengan harga daging tinggi, penjualannya menurun.

Melihat kondisi ini, pihak kepolisian ikut turun tangan. Disinyalir ada upaya pihak tertentu yang mengkondisikan masyarakat selalu ketergantungan impor daging.

"Itu pasti kita lakukan penyelidikan. Memang ada usaha-usaha supaya kita ketergantungan pada impor, nah itu pengkondisian-pengkondisian semacam itu ada pelanggar-pelanggarnya," kata Kalpolri Badrodin Haiti, ditemui di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Jalan Tirtayasa, Jaksel, Selasa (11/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jenderal bintang empat ini lantas menjelaskan bagaimana modus yang dilakukan oknum importir dalam memainkan harga suatu produk di pasaran.

"Misalnya ada 1 produk, pada saat panen justru impornya masuk. Sehingga harga turun jatuh ke bawah, masyarakat tidak mau memproduksi itu," jelasnya.

"Nah setelah masyarakat tidak mau memproduksi itu, barulah dia ngatur. Harganya diatur, produksinya diatur, nah ini yang tidak boleh. Pasti ada permainan antara penentu kebijakan, masalah perizinannya, dan lain-lain. Di situ bisa terjadi di pelaku usaha. Oleh karena kita lakukan penelitian," ‎jelasnya.

Badrodin mengungkap, banyak komoditas yang dipermainkan. Dia mencontohkan beras, kedelai, jagung, garam, dan daging. "Semua kita akan tangani. Kemarin kan ada penggeledahan di Kemenperindag," tandasnya.

(ahy/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads