"Ada PR yang mendesak saat ini, itu Perpres percepatan dan memperkuat keberanian pejabat, tentang penunjukan konsultan kereta cepat dan LRT (light rail transit) semua sudah menunggu di meja Bapak besok," kata Sofyan saat acara serah terima jabatan di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (12/8/2015).
Sejumlah Perpres yang disiapkan tersebut adalah dalam rangka membuat ekonomi yang melemah menjadi lebih baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama ini saya selalu katakan, bahwa dalam kondisi ekonomi lemah, itu menteri-menteri di bidang ekonomi, dan khususnya Menko Ekonomi adalah posisi paling tidak populer. Kalau populer di dalam kondisi ekonomi lemah, justru pasti ada something wrong," kata Sofyan.
"Tapi saya harap saya saja yang tidak populer. Saya senang pada teman-teman deputi saya. Pak Darmin juga saya bisa jadi saksi bahwa staf di Kemenko cukup kompeten. Saya berani katakan, SDM kementerian paling berkualitas ada di Menko. Kemarin malah orang dari Bappenas hijrah ke mari," jelas Sofyan.
(dnl/hen)











































