Hari Pertama Ngantor, Mendag Lembong Langsung 'Tancap Gas'

Hari Pertama Ngantor, Mendag Lembong Langsung 'Tancap Gas'

Michael Agustinus - detikFinance
Kamis, 13 Agu 2015 10:15 WIB
Hari Pertama Ngantor, Mendag Lembong Langsung Tancap Gas
ilustrasi
Jakarta - Di hari pertama bertugas sebagai Menteri Perdagangan (Mendag), Thomas Lembong datang ke Kantor Kementerian Perdagangan pada pukul 08.45 WIB. Saat tiba di kantornya Jalan Ridwan Rais, Jakpus, Thomas langsung rapat dengan seluruh jajaran eselon I dan II Kemendag untuk membahas isu-isu terkini terkait perdagangan.

"Mau rapat-rapat internal membahas isu-isu terkini," kata Thomas saat ditemui di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (13/8/2015).

Dengan terburu-buru, Thomas langsung masuk ke Gedung Utama Kemendag. Rapat berlangsung sekitar 1 jam. Pada pukul 10.00 WIB, Thomas kembali keluar dari Gedung Utama Kemendag menuju mobil dinasnya yang bernomor polisi RI 32.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan tergesa-gesa, Thomas mengenakan batik warna hijau segera masuk ke mobilnya untuk menghadiri acara serah terima jabatan Menko Kemaritiman dari Indroyono Susilo ke Rizal Ramli di Kantor Kemenko Kemaritiman Gedung BPPT, Jalan Thamrin.

"Saya mau ke Kemenko Maritim, menghadiri acara sertijab Menko Maritim. Saya sudah telat banget nih," ujarnya.

Sore nanti, Thomas akan kembali lagi ke Kantor Kementerian Perdagangan. "Sudah dulu ya, nanti sore saya balik lagi," katanya sembari melambaikan tangan.

Seperti diketahui, Thomas Lembong atau lebih akrab disapa Tom Lembong resmi menjabat sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Rachmat Gobel mulai 12 Agustus 2015 kemarin.

Usai acara serah terima jabatan di Auditorium Gedung Utama Kementerian Perdagangan kemarin pada pukul 17.00 WIB hingga 17.20 WIB, Tom menceritakan kronologi penunjukan dirinya sebagai Mendag.

Tom mengaku baru diberi tahu oleh Presiden Jokowi bahwa dirinya akan dilantik menjadi Mendag beberapa jam sebelum dilantik. "Saya dikasih tahu tadi pagi bahwa jam 1 siang diminta hadir untuk dilantik," kata Tom.

Ia mengaku agak terkejut ketika mendengar pemberitahuan tersebut. Namun, dirinya langsung menerima pinangan Jokowi tersebut karena ingin menjalankan tugas negara.

"Saya lumayan kaget. Kenapa saya dengan senang hati bersedia? Kalau dipanggil oleh negara, ada peluang begitu besar, penilaian baik dari Bapak Presiden, kenapa tidak?" katanya.

Tom menyatakan akan melanjutkan warisan-warisan positif yang telah dibuat oleh Rachmat Gobel. Dirinya pun siap untuk segera bekerja mengemban tugas-tugas Menteri Perdagangan.

(hen/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads