Sempat Mogok 5 Hari, Pedagang Daging Sapi di Bandung Mulai Jualan Lagi

Sempat Mogok 5 Hari, Pedagang Daging Sapi di Bandung Mulai Jualan Lagi

Avitia Nurmatari - detikFinance
Kamis, 13 Agu 2015 14:47 WIB
Sempat Mogok 5 Hari, Pedagang Daging Sapi di Bandung Mulai Jualan Lagi
Bandung - Setelah lima hari mogok, mulai Kamis (13/8/2015), para pedagang sapi di sejumlah pasar tradisional di Kota Bandung sudah kembali berjualan. Misalnya di Pasar Kosambi, sejumlah pedagang daging mulai menggelar dagangannya.

Berbeda dengan kondisi hari-hari kemarin, kini daging sapi terlihat menggantung di kios-kios pedagang.

"Hari ini baru mulai buka lagi. Ini hasil kesepakatan para pedagang untuk kembali berjualan, setelah sejak Sabtu kemarin nggak jualan," ujar Rizki (60) salah seorang pedagang di Pasar Kosambi kepada detikFinance, Kamis (13/8/2015)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rizki tetap berjualan meski harga daging sapi belum mengalami penurunan. Hingga hari ini harga daging sapi masih dibanderol Rp 120 ribu per kilogram.

"Dari pemasoknya juga belum turun. Mungkin beberapa hari ke depan baru turun," ungkapnya.

Seorang pembeli bernama Eti (60) mengaku senang karena pedagang daging sapi sudah kembali berjualan. Saat pedagang sapi mogok. Eti kesulitan untuk membeli daging.

"Dari hari Minggu saya datang ke pasar nggak ada yang jualan, katanya mogok. Nah hari ini katanya udah pada jualan, makanya saya nyari ke pasar," kata Eti.

Warga Buahbatu tersebut mengetahui adanya operasi pasar yang digelar Bulog dan Pemkot Bandung. Namun Eti enggan membeli karena kebutuhan dagingnya tidak sesuai keinginannya.

"Daging yang dijual operasi pasar itu kan dicampur. Kalau saya cuma cari punggung sapi aja buat bikin dendeng. Kalau di tukang dagang bisa milih," katanya.



(avi/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads