Dicecar Mentan Soal Tahan Stok Sapi, Feedloter: Nurani Kami Juga Tak Tega

Dicecar Mentan Soal Tahan Stok Sapi, Feedloter: Nurani Kami Juga Tak Tega

Muhammad Idris - detikFinance
Kamis, 13 Agu 2015 16:16 WIB
Dicecar Mentan Soal Tahan Stok Sapi, Feedloter: Nurani Kami Juga Tak Tega
Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman cukup keras terhadap pengelola perusahaan penggemukan sapi atau feedloter yang dikunjunginya hari ini. Amran berkunjung ke feedloter milik PT Tanjung Unggul Mandiri (TUM) di Teluk Naga, Tangerang, Banten, yang punya stok 17.000 ekor sapi.

Amran bertanya panjang lebar dengan Supply Chain Manager PT TUM Tri Nugrahwanto. Amran bertanya soal harga hingga apa alasan feedloter menahan stok sapi mereka ke pasar. Pihak feedloter pun mengaku tak tega menahan stok sapi mereka ke pasar.

"Kok tidak tanya ke saya kalau stoknya kurang? Selama ini kasih tahu ke saya nggak? Kita keluarkan rekomendasi impor itu sesuai kebutuhan, bukan keinginan. Jadi jangan sesuai keinginan kalian, keluarkan sesuai kebutuhan, kalau memang kurang kenapa nggak sampaikan ke saya," tanya Amran di lokasi, Kamis (13/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Amran dengan stok sapi 17.000 ekor di PT TUM maka bisa cukup sampai Oktober 2015. Sehingga tak ada alasan pihak feedloter manahan stoknya, sehingga menimbulkan kelangkaan dan kenaikan harga daging sapi.

"Kalian nggak berpikir akibat naikkan harga. Jutaan orang, ada 22 juta orang berteriak harga daging mahal. Sampai pedagang mogok," tanya Amran.

"Kenapa kita batasi impor, karena sapi lokal lebih rendah harganya. Kita batasin impor kita disalahkan. Sementara stok Anda aman kenapa bisa naik. Nurani saya nggak tega harga naik sampai begitu. Nurani Anda bagaiman?" tanya Amran lagi.

Mendapat pertanyaan yang bertubi, Tri mengakui bahwa pihaknya bukan bermaksud untuk menahan untuk tujuan lain, namun agar stok sapi cukup sampai akhir tahun.

"Nurani saya juga nggak tega. Kami harapkan tidak terjadi lagi. Kami minta support Pa Menteri stoknya. Agar tidak khawatir kecukupan di kandang," ungkap Tri menimpali.

(hen/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads