Meski langkah ini mengejutkan sejumlah pihak, namun Jokowi mengatakan, alasannya memilih Tom cukup kuat.
"Pak Tom kan pelaku riil ya kan? juga punya latar belakang di penanganan risiko pas di BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional). Pernah di Morgan Stanley, pernah di Deutsche Bank. Saya rasa pengalaman-pengalaman seperti itu akan baik dalam manajemen pengelolaan kita," jelas Jokowi di Istana Negara, kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cari Pasar Baru Untuk Ekspor
|
|
"Saya sampaikan kemarin, ke luar negeri, urusan luar negeri, promosi, dagang, utusan-utusan khusus yang berkaitan dengan dagang, utusan khusus berkaitan dengan ekspor harus digerakkan ke pasar-pasar non-tradisional ke Timteng, Asia Tengah, Afrika, Amerika latin. Harus digenjot di situ," paparnya.
Lalu, untuk negara yang telah menjadi mitra utama, agar dapat dijaga hubungannya. Selain itu, ekspor di negara-negara tersebut bisa ditingkatkan.
"Utusan-utusan khusus yang berkaitan dengan ekonomi negara-negara yang sudah kita mempunyai hubungan dagang yang baik, juga harus lebih diperkuat, sehingga angka ekspor bisa dinaikkan," seru Jokowi.
Harga Pangan Harus Stabil
|
|
"Di dalam negeri, saya juga minta untuk komoditas pangan, stabilisasi, harga. Karena ini menyangkut ke inflasi ini harus dilihat agar ada stabilisasi dan juga harga-harga bisa ditekan agar bisa kembali ke normal," tegas Jokowi.
3. Percepat Dwelling Time
|
|
"Berkaitan dengan dwelling time saya minta agar penyederhanaan izin-izin regulasi, sehingga kecepatan bongkar muat betul-betul bisa kita laksanakan," tegas Jokowi.
Halaman 2 dari 4











































