Ini Tugas Berat Jokowi Untuk Thomas Lembong

Ini Tugas Berat Jokowi Untuk Thomas Lembong

Wahyu Daniel - detikFinance
Jumat, 14 Agu 2015 08:46 WIB
Ini Tugas Berat Jokowi Untuk Thomas Lembong
Jakarta - Dalam perombakan (reshuffle) kabinet dua hari lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Thomas (Tom) Lembong sebagai Menteri Perdagangan mengggantikan Rachmat Gobel. Ada tugas berat menanti Tom.

Meski langkah ini mengejutkan sejumlah pihak, namun Jokowi mengatakan, alasannya memilih Tom cukup kuat.

"Pak Tom kan pelaku riil ya kan? juga punya latar belakang di penanganan risiko pas di BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional). Pernah di Morgan Stanley, pernah di Deutsche Bank. Saya rasa pengalaman-pengalaman seperti itu akan baik dalam manajemen pengelolaan kita," jelas Jokowi di Istana Negara, kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa saja tugas dari Jokowi?

Cari Pasar Baru Untuk Ekspor

Jokowi juga telah menyampaikan arahan secara khusus kepada Tom Lembong. Pertama, terkait dengan perdagangan luar negeri.β€Ž Jokowi meminta agar semua utusan dagang Indonesia digerakkan ke pasar non tradisional (di luar AS dan Eropa, Jepang dan China).

"Saya sampaikan kemarin, ke luar negeri, urusan luar negeri, promosi, dagang, utusan-utusan khusus yang berkaitan dengan dagang, utusan khusus berkaitan dengan ekspor harus digerakkan ke pasar-pasar non-tradisional ke Timteng, Asia Tengah, Afrika, Amerika latin. Harus digenjot di situ," paparnya.

Lalu, untuk negara yang telah menjadi mitra utama, agar dapat dijaga hubungannya. Selain itu, ekspor di negara-negara tersebut bisa ditingkatkan.

"Utusan-utusan khusus yang berkaitan dengan ekonomi negara-negara yang sudah kita mempunyai hubungan dagang yang baik, juga harus lebih diperkuat, sehingga angka ekspor bisa dinaikkan," seru Jokowi.

Harga Pangan Harus Stabil

Jokowi menyampaikan pesannya kepada Tom terkait perdagangan dalam negeri. Khususnya bahan pangan pokok, seperti beras, daging sapi, cabai, bawang dan lainnya, agar dapat terjaga pasokan dan harganya.

"Di dalam negeri, saya juga minta untuk komoditas pangan, stabilisasi, harga. Karena ini menyangkut ke inflasi ini harus dilihat agar ada stabilisasi dan juga harga-harga bisa ditekan agar bisa kembali ke normal," tegas Jokowi.

3. Percepat Dwelling Time

Jokowi meminta Tom menyelesaikan persoalan terkait waktu bongkar muat hingga keluar barang di pelabuhan atau dwelling time, terutama di pelabuhan Tanjung Priok.

"Berkaitan dengan dwelling time saya minta agar penyederhanaan izin-izin regulasi, sehingga kecepatan bongkar muat betul-betul bisa kita laksanakan," tegas Jokowi.
Halaman 2 dari 4
(dnl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads