Perusahaan ini masih satu grup dengan PT Widodo Makmur, tercatat di APFINDO (Asosiasi Produsen Daging & Feedlot Indonesia) stoknya 8.216 ekor sapi.
Amran tiba pukul 15.30, pemilik feedloter bernama Suryatmi sudah siap menanti mentan turun dari kendaraan. Setelah itu, Amran langsung jalan menuju kandang dan menyapa pekerja di area kandang. Amran didampingi oleh Staf Ahli Mentan Bidang Investasi Syukur Iwantoro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Empat tahun pak," jawab seorang pekerja.
Setelah itu, Amran langsung bergerak menuju kandang dan cek ketersediaan sapi di kandang. Di sini Amran mendapat penjelasan dari sang pemilik feedloter.
Suryatmi mengatakan selain menggemukan pihaknya juga melakukan pengembangbiakan atau breeding sapi di area miliknya. Pengembangbiakan dilakukan dengan cara Inseminasi Buatan (IB).
"Pakai IB. Sudah kembangkan 2.300 ekor inseminasi buatan. Anakan sudah distribusi ke masyarakat dijual ke petani," kata Suryatmi.
Sebelumnya, mentan sempat mendatangi perusahaan feedloter PT Tanjung Unggul Mandiri di Teluk Naga, Tangerang, Banten.
(hen/feb)











































