Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono menuturkan, dengan alokasi anggaran terbesar ketimbang kementerian lain, pihaknya optimistis investasi pemerintah di sektor infrastruktur oleh kementeriannya akan menggenjot pertumbuhan ekonomi secara signifikan di semester kedua.
"Tahun 2015 PUPR dapat amanah dengan misi anggaran porsi paling besar sebesar Rp 118 triliun lebih. Dengan demikian implementasi yang paling diharapkan dari serapan anggaran kita adalah pengaruhnya pada pertumbuhan ekonomi kita yang masih rendah," kata Basuki dalam pidatonya saat Upacara Kemerdekaan, di Kementerian PUPR, Senin (17/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Serapan kita masih 25%. Akhir Agustus kita targetkan bisa sampai 30%, dan Desember kita optimistis bisa mencapai 93%. Untuk itu ayo kerja," tegas Basuki dengan nada serius di hadapan ribuan PNS Kementerian PUPR.
Selain jadi lokomotif belanja pemerintah untuk pertumbuhan ekonomi, sambung Basuki, penyerapan sisa anggaran yang jauh lebih besar di paruh kedua 2015 di kementerian yang dipimpinnya juga akan langsung dirasakan manfaat ekonominya oleh rakyat.
"Peningkatan investasi pemerintah di sektor infrastruktur jadi sangat menentukan. Kita patut syukur atas kiprah PUPR yang dampak kinerja kita dirasakan nyata secara langsung oleh rakyat. Sebagai contoh, apa tidak bangga saat Idul Fitri kita bisa selesaikan jalan tol Gempol-Pandaaan dan Cikopo-Palimanan yg sebelumnya pesimis bisa diwujudkan dalam waktu cepat," tambahnya.
(ang/ang)











































