"Tomat di Garut lagi banyak yang panen. Harganya murah sekali, cuma Rp 300/kg," ungkap Supriatna, petani tomat di Desa Sinagali, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Garut Jawa Barat ketika dihubungi detikFinance, Selasa (18/7/2015).
Supriatna mengaku menanam 5.000 batang tanaman tomat dan hanya memanen 40% dari total tanamannya. "Kalau dijadikan ton, 5.000 batang tomat itu hasilnya 12 ton. Saya panen baru 5 ton yang buat dikirim ke pasar induk Kramat Jati sama Cibitung," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Heran saya, harga tahun ini bisa rendah sekali. Padahal tahun lalu harga Rp 500/kg udah paling murah. Baru sekarang ini sampai Rp 300/kg," terangnya.
Ia memilih untuk membiarkan tanaman tomatnya di kebun dan tidak dipanen. Meski lama-lama tomat-tomat ini akan busuk karena tidak dipanen.
"Biarin saja di kebun tomatnya udah pada merah-merah kayak lampu disko. Dipanen malah mahal ongkosnya," ujarnya.
(ang/ang)











































