Tahap awal, Adhi Karya akan membangun kereta ringan fase-I rute Cibubur-Dukuh Atas. LRT ini nantinya berperan sebagai feeder dari Mass Rapit Transit (MRT) Jakarta rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia.
"Adhi Karya belum mengajukan secara resmi proposal ke kita," kata Kepala Subbagian Humas dan Kerja Sama Luar Negeri Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Joice Hutajulu kepada detikFinance, Selasa (18/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia baru konsultasi rencana," ujarnya.
Bila telah memasukkan proposal, Kemenhub baru menerbitkan izin rute atau trase.
"Rutenya juga belum kita setujui," sebutnya.
Seperti diketahui, proyek pengembangan Light Rail Transit (LRT) rute Cibubur-Dukuh Atas batal groundbreaking pada 17 Agustus kemarin. Pengembangan kereta ringan yang digagas oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini masih menghadapi persoalan.
Alasan pasti penundaan pengembangan LRT hingga kini belum jelas namun Direktur Utama Adhi Karya Kiswodarmawan pernah menyebut proyek LRT belum bisa dimulai sebelum pihaknya mengantongi revisi Peraturan Presiden (Perpres) Penugasan.
Perpres ini juga berisi tentang rencana pemerintah membeli proyek kereta ringan tersebut setelah tuntas dibangun.
(feb/ang)











































