Presiden Joko Widodo (Jokowi) siang ini menggelar rapat kabinet terbatas (ratas) dengan beberapa menteri di Istana Negara, Jakarta. Ratas kali ini membahas proyek pembangunan Light Rail Transit (LRT).
Berdasarkan pantauan detikFinance, Selasa (18/8/2015), rapat yang dijadwalkan dimulai pukul 14.00 WIB namun agak sedikit terlambat, karena menunggu kedatangan Jokowi yang bertolak dari Istana Bogor, Jawa Barat.
Hadir pada ratas ini di antaranya adalah Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Maritim Rizal Ramli, Mensesneg Pratikno, Menteri PPN/Bappenas Sofyan Djalil dan Menteri BUMN Rini Soemarno dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Poernama atau Ahok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) bertugas sebagai komandan konsorsium BUMN untuk pengembangan LRT di pinggiran Jakarta. Fase I, LRT akan membentang dari Cibubur-Dukuh Atas.
Alasan pasti penundaan pengembangan LRT hingga kini belum jelas namun Direktur Utama Adhi Karya Kiswodarmawan pernah menyebut proyek LRT belum bisa dimulai sebelum mengantongi revisi Peraturan Presiden (Perpres) Penugasan yang dikeluarkan oleh Jokowi.
Perpres ini juga berisi tentang rencana pemerintah membeli proyek kereta ringan tersebut setelah tuntas dibangun.Β
Sedangkan Pemprov DKI Jakarta akan membangun 7 koridor LRT di dalam kota Jakarta.
(mkl/feb)











































