5.000 Pedagang Daging Ayam di Bandung Akan Mogok Jualan

5.000 Pedagang Daging Ayam di Bandung Akan Mogok Jualan

Baban Gandapurnama - detikFinance
Selasa, 18 Agu 2015 15:41 WIB
5.000 Pedagang Daging Ayam di Bandung Akan Mogok Jualan
Bandung - Pedagang daging ayam yang berjualan di 38 pasar tradisional di Kota Bandung akan mogok jualan selama empat hari mulai Kamis 20 Agustus hingga 23 Agustus 2015. Aksi menghentikan aktivitas tersebut merupakan sikap protes karena melambungnya harga ayam.

"Setelah Minggu kemarin para pedagang rapat, kami menyimpulkan untuk mogok berjualan daging ayam. Mulai mogoknya jam 12 siang pada Kamis ini," ucap Ketua Persatuan Pedagang Ayam Bandung (PPAB) Yoyo Sutarya saat dikonfirmasi detikFinance, Selasa (18/8/2015).

Yoyo menjelaskan, melambungnya harga ayam di tingkat peternak dan bandar, membuat para pedagang di pasar tradisional merugi. Dia menyebutkan, sudah dua bulan terakhir harga jual daging ayam potong untuk pembeli dibanderol Rp 38 ribu hingga Rp 40 ribu per kilogram. Padahal harga normalnya, menurut Yoyo, kisaran Rp 28 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogram.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami terus rugi kalau harganya belum stabil. Soalnya konsumen enggak mau beli karena harga jualnya kemahalan," ujar Yoyo.

Yoyo meminta pemerintah segera turun tangan menstabilkan harga ayam, agar kegiatan bisnis para pedagang kembali menggeliat dan daya beli konsumen tetap bergairah.

Namun, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berharap para pedagang daging ayam tidak mogok menyusul kenaikan harga daging ayam potong di Kota Bandung.

"Hari ini akan kita rapatkan, kalau bisa jangan mogok karena kalau mogok yang dirugikan kita semua," kata pria yang akrab disapa Emil itu di Cilengkrang, Kota Bandung, Selasa (18/8/2015).

(bbn/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads