Jokowi Mau LRT Segera Groundbreaking, Tak Ada Rapat Lagi

Jokowi Mau LRT Segera Groundbreaking, Tak Ada Rapat Lagi

Maikel Jefriando - detikFinance
Selasa, 18 Agu 2015 15:45 WIB
Jokowi Mau LRT Segera Groundbreaking, Tak Ada Rapat Lagi
foto: ilustrasi LRT Malaysia
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sore hari ini memimpin rapat terbatas (ratas) membahas proyek Light Rail Transit (LRT) di Jabodetabek. Jokowi mengundang para menteri dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Purnama (Ahok).

Saat membuka ratas, Jokowi meminta agar rapat ini sebagai pertemuan terakhir untuk memutuskan proyek LRT. Ia ingin proyek LRT segera groundbreaking setelah ratas hari ini.

"Sekali lagi sore hari ini akan kita tuntaskan moga-moga sudah enggak ada rapat terbatas lagi soal LRT. Jadi sudah final, tinggal pelaksanaan di lapangan," ujar Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (18/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rapat kali ini, ujar Jokowi, merupakan pertemuan yang keempat kalinya untuk pembahasan LRT. Ratas kali ini akan mengsingkronisasi rencana LRT antara pemerintah pusat dan daerah yakni DKI Jakarta sebelum proyek dimulai.

"Sebetulnya sudah matang, tetapi ini supaya ada sinkronisasi saja antara Pemerintah Provinsi DKI dengan yang akan dikerjakan oleh pemerintah pusat," terangnya

Seperti diketahui, proyek pengembangan Light Rail Transit (LRT) rute Cibubur-Dukuh Atas batal groundbreaking pada 17 Agustus kemarin. Pengembangan kereta ringan yang digagas oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini masih menghadapi persoalan.

Rencananya, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) bertugas sebagai komandan konsorsium BUMN untuk pengembangan LRT di pinggiran Jakarta. Fase I, LRT akan membentang dari Cibubur-Dukuh Atas.

Alasan pasti penundaan pengembangan LRT hingga kini belum jelas namun Direktur Utama Adhi Karya Kiswodarmawan pernah menyebut proyek LRT belum bisa dimulai sebelum mengantongi revisi Peraturan Presiden (Perpres) Penugasan yang dikeluarkan oleh Jokowi.

Perpres ini juga berisi tentang rencana pemerintah membeli proyek kereta ringan tersebut setelah tuntas dibangun.

Sedangkan Pemprov DKI Jakarta akan membangun 7 koridor LRT di dalam kota Jakarta.

(mkl/feb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads