Darmin Nasution: Ada 1 Topik Soal LRT yang Belum Disepakati

Darmin Nasution: Ada 1 Topik Soal LRT yang Belum Disepakati

Maikel Jefriando - detikFinance
Selasa, 18 Agu 2015 18:00 WIB
Darmin Nasution: Ada 1 Topik Soal LRT yang Belum Disepakati
foto: ilustrasi LRT Malaysia
Jakarta - Menteri Kordinator Perekonomian Darmin Nasution menyebutkan ada 1 persoalan pada proyek pengembangan Light Rail Transit (LRT) Jabodetabek yang belum memperoleh jalan keluar.

Persoalan tersebut akan dituntaskan dalam waktu dekat sebelum proyek kereta ringan yang digagas oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut bisa groundbreaking. Namun Darmin enggan menjelaskan topik yang masih menjadi kendala.

Hal ini disampaikan oleh Darmin usai mengikuti rapat terbatas LRT di Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah diskusi panjang, terus terang masih ada 1 topik lagi yang belum bisa ditemukan kesepakatannya. Pilihannya ada tetapi kesepakatannya belum ketemu sehingga akan pakai waktu 2 hari menyelesaikan itu," kata Darmin.

Darmin menjamin minggu depan persoalan terkait persiapan proyek LRT telah tuntas.

"Pilihannya ada tetapi kesepakatannya belum ketemu sehingga akan pakai waktu 2 hari menyelesaikan itu. Sehingga paling tidak awal minggu depan punya keputusan yang bulat mengenai LRT ini," ujarnya.

Darmin mengaku sempat menggantikan posisi Jokowi saat ratas. Jokowi di tengah petemuan meninggalkan ruang pertemuan sehingga Darmin diminta untuk mengambil alih tugas sebagai pimpinan rapat.

"Tadi ratas itu dipimpin Pak Jokowi tapi karena ada tugas lain meninggalkan rapat karena ada tugas lain dan diteruskan yang saya bersama Rizal Ramli untuk memimpin," sebutnya.

Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) itu mengaku proses pembahasan LRT berjalan seru. Pihak-pihak yang terlibat dalam pengembangan proyek memiliki pandangan masing-masing.

"Memang pembahasan berlangsung menarik dan dalam dan kita cukup berbahagia bahwa masing-masing ya paling berkepentingan menyampaikan seluruh
concern dan seluruh kekhawatiran dan harapannya. Sehingga diskusinya memang menjadi cukup dalam," tuturnya.

Hadir pada ratas LRT tersebut antara lain Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Maritim Rizal Ramli, Mensesneg Pratikno, Menteri PPN/Bappenas Sofyan Djalil, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hingga manajemen Adhi Karya. Usai ratas sore tadi, Rini dan Ahok terlihat kesal.

(feb/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads