Tambahan 200.000-300.000 Ekor Sapi Impor Sebagian Siap Potong

Tambahan 200.000-300.000 Ekor Sapi Impor Sebagian Siap Potong

Michael Agustinus - detikFinance
Selasa, 18 Agu 2015 19:15 WIB
Tambahan 200.000-300.000 Ekor Sapi Impor Sebagian Siap Potong
Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan membuka izin impor sapi sebanyak 200.000-300.000 ekor untuk periode triwulan IV-2015. Sebagian sapi yang akan diimpor adalah jenis sapi siap potong.

Namun alokasi impor sapi sebanyak itu, belum dipastikan hanya untuk Perum Bulog saja, atau sebagian akan diberikan kepada perusahaan importir swasta dalam bentuk sapi bakalan..

"Dari awal kan kita ingin negara ikut berperan, negara itu kan personifikasinya Bulog. Itu sedang kita bicarakan," kata Plt Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Karyanto Suprih, saat ditemui di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Selasa (18/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan, pihaknya telah membicarakan penambahan impor sapi pada kuartal IV-2015 dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Hasilnya, Mentan setuju pasokan sapi impor ditambah 200.000-300.000 ekor pada akhir tahun. Sapi siap potong dipilih karena bisa langsung digelontorkan ke pasar, tak perlu digemukan selama 3 bulan seperti sapi bakalan.

Namun, komposisi sapi bakalan dan sapi siap potong dari total 300.000 ekor tersebut masih akan dihitung lagi untuk disesuaikan dengan ketersediaan sapi di dalam negeri.

"Mentan sudah setuju, 200-300 ribu ekor sapi. Kalau gampangnya (untuk digelontorkan ke pasar) pasti sapi siap potong, sepertinya sapi siap potong. Tapi jumlah sapi siap potongnya kita hitung dulu, kita hitung dulu stok di dalam negeri," papar Karyanto.

Ia mengaku belum memberitahu Bulog mengenai rencana impor pada kuartal IV-2015 karena Bulog masih sibuk memproses impor 50.000 ekor sapi siap potong di kuartal III ini.

"Bulog kan sekarang masih proses impor untuk kuartal III," pungkasnya.

Sebelumnya, pemerintah berencana menambah alokasi impor sapi untuk sisa akhir tahun (triwulan IV-2015) sebanyak 200.000-300.000. Namun rencana tambahan impor sapi ini tak dijelaskan apakah dalam jenis sapi bakalan, sapi potong atau indukan. Selain itu, alokasinya pun belum detail akan diberikan ke Bulog saja atau juga diberikan ke swasta.

Tambahan impor sapi ini untuk mengantisipasi lonjakan harga daging sapi di dalam negeri khususnya Jabodetabek yang sudah menembus Rp 120.000 per kg. Sebelumnya pemerintah telah mengizinkan Perum Bulog mendatangkan 50.000 ekor sapi siap potong. Bulog akan menjadi pemain utama sapi impor.

"Untuk sisa tahun ini kita mungkin bisa impor 200.000-300.000 ekor. Jadi kami sepakat dan kami masih menjalankan prosesnya. Ini untuk sampai sisa tahun," kata Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Lembong.

(hen/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads