Harga Ayam Melambung Rp 40.000/kg, Ini Penjelasan Kemendag

Harga Ayam Melambung Rp 40.000/kg, Ini Penjelasan Kemendag

Michael Agustinus - detikFinance
Selasa, 18 Agu 2015 19:38 WIB
Harga Ayam Melambung Rp 40.000/kg, Ini Penjelasan Kemendag
Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menjelaskan bahwa harga ayam melonjak hingga Rp 40.000/kg di pasar karena adanya peningkatan permintaan hingga 20% pasca lebaran, sementara stok di peternak habis karena sudah digelontorkan untuk kebutuhan saat lebaran.

"Sebetulnya harga ayam itu naik karena pasca lebaran permintaan naik 20 persen. Tapi kondisinya stok di peternak kosong, soalnya habis lebaran," kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Srie Agustina, saat ditemui di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Selasa (18/8/2015).

Setelah habis karena tingginya permintaan saat lebaran, Srie menuturkan, pasokan ayam tidak bisa segera kembali normal karena pengisian ayam bibit atau day old chicken (DOC) baru dapat dilakukan 6 hari setelah pasokan lama habis dan baru dipotong sekitar 3 minggu kemudian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berdasarkan keterangan pedagang, pengisian DOC (ayam bibit) baru dilakukan H+5 atau H+6, nah itu kan butuh waktu 21-25 hari buat panen," tukasnya.

Menurut perkiraannya, pasokan ayam baru kembali normal pekan depan setelah sebagian besar stok ayam di peternak bisa dipotong. Artinya, harga ayam bisa normal lagi pekan depan. "Kalau dihitung, panen (ayam) baru akan dilakukan pekan depan. Jadi pekan depan harga bakal normal karena pasokan bakal kembali normal," tandasnya.

Lebih lanjut, kata Srie, para pedagang saat ini tidak berjualan untuk sementara supaya harga ayam di peternak kembali ke titik normal di Rp 19.000/kg.

"(Pedagang) Bukan mogok, tapi nggak berjualan dulu supaya harga bisa kembali ke 19.000/kg (di peternak). Sekarang harga Rp 20.000-21.000/kg, bahkan ada yang Rp 26.000/kg (di peternak)," tutupnya.

(rrd/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads