Rizal mengatakan, Indonesia kaya akan tempat wisata. Namun sayangnya kurang promosi dan nilai jual. Seperti di Jakarta, yamg menurut Rizal tak memiliki nilai jual yang utama.
"Kalau Bali, fokusnya di situ turisme budaya dan pantai. Banyak wilayah lain, tapi brandingnya nggak jelas. Wisata ke Jakarta, bingung, wisata apa ya, kuliner? Nggak jelas. Bisnis atau wisata apa?," tutur Rizal ditemui saat rapat koordinasi di kantornya, Gedung BPPT, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (18/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu, dirinya bakal mengundang Ahok, Dinas Pariwisata DKI Jakarta dan pihak terkait untuk membahas bagaimana pariwisata di Jakarta bisa lebih dikembangkan lagi ke depannya.
"Besok jam 11.00 WIB kami mengundang Gubernur DKI Jakarta Pak Ahok, dan Kepala dinas pariwisata. Kita mau diskusikan brandingnya apa," tutup Rizal
(zul/rrd)











































