6 BUMN Jual Sembako Murah di Rusun Marunda, Harganya Miring 50%

6 BUMN Jual Sembako Murah di Rusun Marunda, Harganya Miring 50%

Zulfi Suhendra - detikFinance
Jumat, 21 Agu 2015 11:12 WIB
6 BUMN Jual Sembako Murah di Rusun Marunda, Harganya Miring 50%
Jakarta - Sejumlah BUMN dan Lembaga di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membagikan 2.200 sembako murah bagi masyarakat kurang mampu. Bazar sembako murah ini dibagikan bagi masyarakat yang tinggal di rumah susun Marunda, Jakarta Utara.

Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro hadir di acara pembukaan bazar sembako murah tersebutβ€Ž menyebutkan, acara ini dalam rangka memperingati HUT ke-70 RI. Ia mengharapkan semua warga yang tinggal di rusun ini mendapatkan paket sembakonya.

"β€Žsaya harap semua warga bisa mendapatkan manfaat dari Bakti Sosial. Kami harap ini bisa dilakukan secara reguler. Kami mentargetkan untuk membantu rusunawa yang di Jabodetabek. Tak hanya di Marunda," kata Bambang di lokasi, Jumat (21/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bazar sembako murah ini dijual dengan harga Rp 50.000/paket. Padahal harga normalnya mencapai bisa mencapai lebih dari Rp 100.000 atau lebih murah 50%. Sembako yang dijual terdiri dari beras 3 kg, minyak goreng 2 liter, mie instan, gula 2 kg, kopi, teh, kecap dan bahan pokok lainnya.

Selain bazar murah, acara bakti sosial BUMN ini juga memberikan layanan kesehatan gratis seperti cek darah, gula, diabetes juga pemberian alat olahraga berupa meja ping pong, meja catur. Bambang juga memberikan 50 buah Al-quran secara simbolis kepada warga rusun Marunda.

Bambang mengatakan, gelaran ini sangat baik dilakukan terutama di rumah susun. Karena bisa menjadi daya tarik bagi warga pindahan atau relokasi yang masih enggan tinggal di hunian vertikal ini.

"Kita ingin kebiasaan masyarakat Indonesia tinggal di rusun ini jadi kebiasaan umum, tak lagi di landed house," tuturnya.

BUMN dan lembaga yang menyelenggarakan bazar ini adalah PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero), Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesi (LPEI), Lembaga Penjamainan Sosial (LPS) dan PT Geo Dipa Energi (Persero).

(zul/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads