Pertemuan Mentan dengan Pengusaha Feedloter Berlangsung Tertutup

Pertemuan Mentan dengan Pengusaha Feedloter Berlangsung Tertutup

Michael Agustinus - detikFinance
Jumat, 21 Agu 2015 14:06 WIB
Pertemuan Mentan dengan Pengusaha Feedloter Berlangsung Tertutup
Jakarta - Siang ini, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melakukan pertemuan tertutup dengan para pengusaha sentra penggemukan sapi (feedloter) di Kantor Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan. Amran tiba di lokasi pertemuan di Gedung A lantai 2 Kementan sekitar pukul 13.15 WIB dan langsung bergegas menemui para pengusaha feedloter.

"Pertemuannya terkait dengan pasokan dan stok daging sapi, menyamakan persepsi seperti pertemuan kemarin (dengan pengusaha unggas)," kata salah satu staf Humas Kementan kepada detikFinance di Kementan, Jakarta, Jumat (20/8/2015).

Saat ini, pertemuan masih berlangsung, dijadwalkan Mentan Amran dan para pengusaha feedloter akan memberikan keterangan kepada media pasca pertemuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Amran berjanji tidak akan memberikan rekomendasi impor sapi untuk feedloter-feedloter yang menimbun pasokan hingga menyebabkan harga daging sapi melambung sampai Rp 140.000/kg di pasar.

Bila tidak ada rekomendasi dari Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan pun tak bisa menerbitkan izin impor untuk perusahaan yang bersangkutan.

"Aku katakan, kalau secara pribadi, aku tidak kasih rekomendasi lagi. Tapi kami lihat regulasi yang ada di Kementan. Itu tegas," tegas Amran kemarin.

Selain menyetop rekomendasi impor, Amran juga meminta kepolisian dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menghukum seberat-beratnya feedloter pelaku penimbunan, dengan sanksi denda sampai pidana.

"Kalau ada yang terbukti menimbun, kami minta KPPU dan Kepolisian tindak tegas," kata Amran geram.

Seperti diketahui feedloter selama ini yang memiliki stok sapi impor khususnya di Jabodetabek. Kementan mencatat dari 35 anggota Asosiasi Produsen Daging dan Feedlot Indonesia (AFPINDO), pada akhir Juli 2015 lalu terdapat stok sapi bakalan sebanyak 178.000 ekor.

Pihak Kepolisian melalui Bareskrim sedang menyelidiki dugaan kelangkaan sapi di Jabodetabek, diantaranya memanggil Asosiasi Produsen Daging dan Feedlot Indonesia (AFPINDO), dan Asosiasi Pengusaha Pemotongan Hewan Indonesia (APPHI).

Mentan Amran pernah mengatakan para feedloter sudah siap menurunkan harga sapinya, pasca pemerintah turun ke lapangan mengecek stok sapi di feedloter.

(hen/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads