Pedagang Ayam Mogok 3 Hari, Mentan Siap Operasi Pasar 30 Hari

Pedagang Ayam Mogok 3 Hari, Mentan Siap Operasi Pasar 30 Hari

Michael Agustinus - detikFinance
Jumat, 21 Agu 2015 16:40 WIB
Pedagang Ayam Mogok 3 Hari, Mentan Siap Operasi Pasar 30 Hari
Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan tidak khawatir dengan adanya pemogokan pedagang daging ayam di Kota Bandung, Jawa Barat selama 3 hari 20-23 Agustus. Kementan telah bekerjasama dengan Perum Bulog dan para peternak unggas bisa menutup kekosongan stok dengan melakukan operasi pasar.

Bahkan Amran menegaskan bila perlu Bulog melakukan operasi pasar sampai 30 hari. Apalagi, kini pasokan daging ayam sudah mulai kembali normal.

"Jangankan untuk 3 hari, stok kita untuk operasi 1 bulan pun cukup. Sekarang sudah banyak produksi ayam," tandas Amran usai pertemuan dengan feedloter di Kementan, Jakarta, Jumat (21/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Amran meminta masyarakat di Kota Bandung untuk tidak panik. Saat ini, pihaknya bersama Perum Bulog telah menggelar operasi pasar di berbagai titik sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh daging ayam.

"Kita sudah turun. Stok kita banyak, teman-teman peternak tadi membantu," ucapnya.

Seperti diketahui, pedagang ayam di Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar) tidak berjualan alias mogok mulai siang kemarin (20-23 Agustus 2015). Mayoritas pedagang memang mogok, namun ada juga sebagian kecil yang masih berjualan.

Pemogokan ini dilakukan menyusul kenaikan harga ayam di pasar hingga Rp 40.000-42.000/Kg. Padahal harga normalnya sekitar Rp 30.000/Kg.

Merespons aksi para pedagang ini, Pemkot Bandung bekerjasama dengan Bulog Divre Jabar menggelar operasi pasar (OP) di 3 lokasi pasar di Bandung. Ketiga pasar tersebut yakni Pasar Kosambi, Pasar Anyar, dan Pasar Sederhana.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads