"Catat. Buka jam 07.00 pagi hari Senin, ada di depan Gedung F Kementerian Pertanian di Ragunan. Minggu lalu jam 11 saja tomat sudah habis, makanya kami bawa lebih banyak sekaligus membantu petani," ungkap Direktur Budidaya Sayuran dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian (Kementan), Yanuardi kepada detikFinance, Sabtu (21/8/2015).
Yanuardi mengungkapkan, pasar murah kali ini jauh lebih besar ketimbang pasar murah yang digelar pada minggu lalu di tempat yang sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yanuardi mengungkapkan, dalam pasar murah ini, Kementan tak hanya menjual tomat dalam jumlah besar, melainkan juga akan membuka pasar murah untuk 4 komoditas lain, yakni cabai, bawang merah, telur ayam, dan daging ayam.
"Jualnya rencana Rp 2.500-Rp 3.000/kg untuk tomat. Bawang merah rencananya kami jual Rp 12.500/kg. Cabai Rp 40.000/kg. Kalau ayam dan telur harganya tidak tahu nanti, tunggu dari Dirjen Peternakan," jelas Yanuar.
Yanuardi menuturkan, pasar ini tak hanya menyasar pegawai negeri sipil (PNS) di Kementan. Pasar murah tersebut terbuka bagi warga Jakarta yang ingin berbelanja kebutuhan pokok dengan harga miring. "Harganya langsung dari petani. Kami hanya ambil margin untuk menutup ongkos tenaga dan transportasi dari sentra produksi," imbuh Yanuardi.
Sebagai informasi, pekan lalu, Kementan juga menggelar pasar murah serupa, untuk tomat dan cabai rawit. Saat pasar murah, sebanyak 2 truk bermuatan 8 ton tomat dan 1 truk bermuatan 2 ton cabai rawit ludes terjual hanya dalam 2 jam.
(dnl/dnl)











































