Outlet bernama 'Toko Tani' ini akan ditempatkan secara permanen di pusat-pusat ekonomi, seperti pasar dan pusat pemukiman di sejumlah daerah.
"Kami beli tempat di pasar, ada yang kita sewa juga. Nantinya ini jadi tempat jualan kita secara permanen, jadi tidak perlu ada OP (operasi pasar) terus, kalau OP kan sifatnya ad hoc, kita bukan pemadam kebakaran," kata Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan. Gardjita Budi. ditemui di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (21/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gardjati memastikan, harga yang akan dijual Toko Tani ini akan menjual kebutuhan pokok dengan harga yang wajar. Pihaknya, lanjutnya, merencanakan bisa membuka 20 outlet Toko Tani yang akan disebar di sejumlah titik strategis di Jabodetabek.
"Semua ada di Jabodetabek, lokasinya masih kami rahasiakan, satu yang sudah pasti di Pasar Induk Kramat Jati, plus satu lokasi di Semarang. Itu target tahun ini, tahun depan lebih banyak kalau ini berhasil," tutupnya.
(dnl/dnl)











































