Pemerintah juga mengundang Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo, βKetua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D Haddad dan sekitar 20 emiten terbesar di dalam negeri.
Jokowi menuturkan, perekonomian sekarang masih dalamβ kondisi yang sulit. Untuk itu kalangan emiten diharapkan memiliki tekad yang sama dengan pemerintah untuk menyelesaikan persoalan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pagi tadi, telah dilakukan pertemuan dengan pemerintah daerah (pemda) yang diwakili oleh Gubernur beserta Kepolisian Daerah, dan Kejaksaan Tinggi. Pembahasannya terkait dengan rendahnya penyerapan anggaran.
"Tadi pagi sudah mengumpulkan Gubernur, Polisi, kejati. Intinya karena kita ada duit BUMN juga, daerah, tinggal belanja kok nggak bisa cepat, sehingga diharapkan semster II belanja kuat," terangnya.
Seperti diketahui, pagi ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga 4% akibat aksi jual masif di Bursa Efek Indonesia. IHSG meluncur ke titik terendahnya 4128,184.
Sedangkan nilai tukar rupiah juga ikut melemah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS). Dolar AS sampai menembus level Rp 14.000β.
(mkl/ang)











































