Target yang tinggi tersebut membuat Rizal harus bekerja keras. Rizal kemudian membentuk tim khusus atau task force untuk mengatasi masalah ini.
Ketua tim khusus percepatan dwell time yang dpilih adalah Ronnie Rusli. Ronnie yang merupakan Dosen Universitas Indonesia akan memimpin 6 jenderal bintang dua serta mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) dan mantan Dirjen Bea Cukai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim tersebut akan menertibkan para mafia di pelabuhan yang selama ini berperan dalam dwell time tanpa pandang bulu. Untuk itu, Rizal memutuskan memasukkan perwira tinggi dari Kepolisian dan TNI ke dalam tim.
"Di Priok banyak mafia, kita akan sikat kalau bercanda," ujarnya.
Di tempat yang sama Ronnie akan bertemu dengan tim terlebih dahulu. Ia akan bekerja selama 1 bulan untuk membuat fondasi percepatan dwell time. Hingga Oktober 2015, ia menargetkan dwell time di Pelabuhan Priok bisa ditekan menjadi 2 sampai 3 hari.
"Saya melihat di pelabuhan ada bottle neck. Di dalam pelabuhan Singapura dwell time 2 hari, Malaysia 3 hari. Indonesia mau 2 sampai 3 hari," sebut Ronnie.
(feb/ang)










































