Perbaikan Lahan Irigasi Sudah 1,5 Juta Hektar, 57% dari Target

Perbaikan Lahan Irigasi Sudah 1,5 Juta Hektar, 57% dari Target

Muhammad Idris - detikFinance
Selasa, 25 Agu 2015 15:55 WIB
Perbaikan Lahan Irigasi Sudah 1,5 Juta Hektar, 57% dari Target
Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) mengklaim berhasil merevitalisasi atau memperbaiki sejumlah saluran irigasi tersier di lahan seluas 1,5 juta hektar. Perbaikan ini setara dengan 57% dari 2,6 juta hektar hingga 5 tahun atau lebih cepat dari perkiraan.

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengungkapkan, keberhasilan kementeriannya memperbaiki saluran irigasi, area lahan gagal panen (puso) hingga Agustus ini bisa ditekan hanya 30.000 hektar dari total 200.000 hektar sawah yang terpapar langsung kemarau dampak El Nino.

"Itu (kekeringan) sudah kami lakukan antisipasi di awal tahun. Sejak Januari kita sudah bangun irigasi tersier yang sampai hari ini sudah 1,5 juta hektar. Padahal target perbaikan fisik irigasi adalah 2,6 juta hektar untuk 5 tahun. Itu akan kita selesaikan tahun ini," kata Amran ditemui di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Selasa (25/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan capaian ini pertama kalinya dan belum pernah dilakukan pejabat-pejabat sebelumnya dalam sejarah Indonesia sejak merdeka.

"Ini pertama kalinya. Belum ada yang pernah menciptakan 1,5 juta hektar dalam setahun. Kita harus yakin, semua sumber daya harus kita kerahkan," kata Amran.

Untuk merealisasikan niatnya mempercepat perbaikan irigasi hingga 2,6 juta hektar, pihaknya juga terus mendorong Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengebut proyek-proyek peremajaan irigasi, khususnya di Pulau Jawa sebagai sentra penghasil padi terbesar.

"Kami kumpulkan dinas-dinas PU, balai besar sekaligus Menteri PUPR. Kemarau tahun ini saja ada tambahan 500 ribu hektar berhasil panen karena air tersedia sepanjang tahun. Selesai panen langsung tanam lagi, yang di Jabar, Jateng, Jatim kita optimalkan," katanya.

Presiden Jokowi mengatakan komitmennya untuk memperbaiki saluran irigasi yang selama ini banyak yang rusak. Alasannya selama ini 30 tahun banyak irigasi yang tak diperbaiki.

(hen/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads