Awalnya, BI memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini adalah 5-5,4%. Namun angka ini diturunkan menjadi 4,7-5,1%. Demikian paparan Gubernur BI, Agus Martowardojo dengan Badan Anggaran DPR, kemarin. Untuk 2016, proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah 5,3-5,7%.
"BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III akan membaik dengan stabilitas yang tetap terjaga," jelas Agus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, percepatan realisasi belanja anggaran pemerintah juga bisa menjadi stimulus, di tengah lesunya perekonomian global. Namun, ada perilaku menunggu (wait and see) yang dilakukan investor, dan menghambat realisasi investasi di tahun ini.
"Maka 2015 diperkirakan akan berada pada 4,7-5,1%," ujar Agus.
Tahun depan, lanjut Agus, perekonomian diprediksi membaik. Negara-negara maju akan menjadi motor pertumbuhan ekonomi dunia. Proyek-proyek infrastruktur yang akan digenjot pemerintah bakal menjadi pendorong sektor investasi.
"Maka untuk perekonomian di 2016 diproyeksikan mencapai 5,3-5,7% atau tinggi dari perkiraan dari kisaran di 2015.β Ini masih sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang diajukan pemerintah yaitu 5,5%," kata Agus.
(dnl/ang)











































