Mentan Kumpulkan 5.000 Petani, Pengusaha Hingga TNI dan Polri

Mentan Kumpulkan 5.000 Petani, Pengusaha Hingga TNI dan Polri

Muhammad Idris - detikFinance
Rabu, 26 Agu 2015 15:45 WIB
Mentan Kumpulkan 5.000 Petani, Pengusaha Hingga TNI dan Polri
Jakarta - Hari ini, Rabu (26/8/2015), Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengundang ribuan petani dan pengusaha penggilingan padi. Pertemuan dalam rangka upaya khusus peningkatan industri perberasan di lapangan Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Ragunan, Jakarta.

Jumlah petani dan pengusaha penggilingan padi yang mencapai sekitar 5.600 petani dan pemilik penggilingan tersebut berasal dari daerah-daerah sentra penghasil beras di Jawa, Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi.

Rapat besar tersebut digelar untuk mensinergikan target produksi padi sebesar 75,56 juta ton gabah kering antara kebijakan Kementan, dengan implementasi di lapangan khususnya dengan petani padi dan pemilik penggilingan padi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hadir dalam rapat tersebut Kepala Staf Angkatan Darat Mulyono, Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti, Kepala Bareskrim Polri Budi Waseso, Ketua KPPU Syarkawi Rauf, serta semua pejabat eselon di Kementan.

Dalam rapat tersebut, Amran beberapa kali ditanya sejumlah petani terkaitnya sulitnya menjual beras pada Bulog.

"Saya mau jual ke Bulog bagaimana, harganya berapa, kualitasnya kaya bagaimana, berapa butuhnya, kita petani malah keder kalau mau jual ke Bulog," kata salah seorang petani asal Cianjur.

Petani lainnya yang mengaku berasal dari Sukabumi, mengeluh daerahnya mengalami kekeringan dan sama sekali belum mendapat bantuan sama sekali dari pemerintah.

"400 hektar di tempat saya kering. Tapi nggak ada bantuan sama sekali. Dari sejak saya bertani belum pernah ada dinas pertanian datang ke kita, tidak pernah ada," ujarnya.

(hen/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads