Jokowi meminta agar pasokan pangan dipastikan stabil dan tidak ada gangguan. Sehingga harga bisa terkendali dan tidak ada permasalahan terhadap inflasi.
"Jadi bapak Presiden minta agar stok sapi, beras, jagung dan pangan lainnya dijaga dengan baik," tegas Amran usai meninggalkan Kantor Presiden, di Komplek Istana, Jakarta, Kamis (27/8/2015)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Insya Allah aman. Kami sampaikan kesiapan 1,4 juta ton dalam waktu 1 bulan," tegasnya.
Terkait dengan daging sapi, pemerintah telah memaksa feedloter atau perusahaan penggemukan sapi untuk mengeluarkan sapi. Seiring dengan kebijakan impor yang akan direalisasikan oleh pemerintah. Pemerintah telah memberikan izin impor sapi siap potong sebanyak 50.000 ekor kepada Perum Bulog.
Bila masih ada penimbunan, maka langsung berurusan dengan pihak kepolisian. "Kalau ada penimbunan ya harus ditindak. Dari Kepolisian," ujar Amran.
Harga daging sapi sempat naik tinggi hingga Rp 130.000/kg di Jabodetabek, pasca pemerintah memangkas kuota impor sapi bakalan kepada feedloter dari 200.000 ekor, menjadi 50.000 ekor di triwulan III-2015.
(mkl/hen)











































