“Kita belinya di pasar induk sudah Rp 60.000/kg, jadi jual lagi Rp 70.000/kg. Nggak ambil untung banyak, Alhamdulillah sehari paling yang beli antara 5-10 kg,” kata Mba’as, pedagang sayuran Pasar Klender, Jakarta Timur kepada detikFinance, Jumat (28/8/2015).
Mba’as menuturkan, selain cabai rawit, harga 2 jenis cabai lainnya juga masih belum turun sejak di tingkat pasar induk. Menurut pengakuannya, harga cabai keriting masih dibanderol seharga 40.000/kg dari seminggu sebelumnya seharga Rp 33.000/kg, sementara cabai lombok besar dijual sebesar 30.000/kg dari sebelumnya Rp 20.000/kg.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pedagang sayur lainnya, Jainatul mengungkapkan, masih tingginya harga cabai rawit membuat beberapa langganannya mengurangi kebutuhan cabainya. “Kalau di kita sesuaikan harga dengan pasar induk. Kalau dulu orang belinya satu kg, sekarang pada belinya seperempat saja," katanya.
Sebelumnya, Kementan dan Bulog beberapa kali menggelar OP cabai rawit merah di Jakarta. Terakhir kali, Bulog melakukan OP pada hari Sabtu (22/8/2015) lalu. Bulog menyediakan 440 kg di dalam 11 karung dengan harga jauh lebih murah, yakni Rp 40.000/kg.
(hen/hen)










































