"Next time (selanjutnya) kami masuk ke aviation lubricants (pelumas pesawat)," kata Direktur Utama PT Pertamina Lubricants (PTPL), Gigih Wahyu Hari Irianto saat diskusi di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Jumat (28/8/2015).
Namun, Gigih menyebutkan, ada standar yang harus dipenuhi oleh Pertamina untuk bisa menembus pasar pelumas untuk pesawat terbang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gigih belum bisa memastikan pelumas racikan Pertamina siap dipakai untuk pesawat terbang. Selama ini, pasokan pelumnas pesawat terbang hanya dipasok oleh produsen minyak dunia. "Saya kira pemain-pemain lama seperti seven sisters," tuturnya.
Meski belum memproduksi pelumas untuk pesawat, Pertamina Lubricants berhasil memproduksi pelumas untuk mobil sport dunia. Pertamina Lubricants telah menggandeng Lamborghini sebagai technical partner. Pelumas dengan merek Fastron telah lolos uji penilaian produsen mobil dunia itu.
"Kerjasama dengan Lamborghini. Mereka kerjasama pakai produk kami. Kami pasok 129 outlet Lamborghini di dunia," sebutnya.
(feb/dnl)










































