Pemerintah Jokowi Tak Berpikir Berutang ke IMF

Pemerintah Jokowi Tak Berpikir Berutang ke IMF

Lani Pujiastuti - detikFinance
Jumat, 28 Agu 2015 18:32 WIB
Pemerintah Jokowi Tak Berpikir Berutang ke IMF
Foto: Menkopohukam Luhut Panjaitan (Lani-detikFinance)
Jakarta - Managing Director International Monetary Fund (IMF), Christine Lagarde, akan datang ke Jakarta pada 1-2 September 2015 dan menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tak ada pembahasan penarikan utang dalam pertemuan ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Menkopolhukam, Luhut Panjaitan, di kantornya, Jakarta, Jumat (28/8/2015).

"Kami saja mau mengeluarkan uang yang Rp 273 triliun. Mau keluarkan dana daerah ditambah lagi dana pedesaan Rp 20 triliun, tambah lagi Rp 160 triliun di BUMN. Itu masih proses yang kita kejar. Kami tidak terpikir saat ini untuk meminjam ke IMF," jelas Luhut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dana Rp 273 triliun yang dimaksud Luhut adalah, dana milik Pemda yang disimpan dan menganggur di bank. Uang tersebut harusnya bisa digunakan untuk menjalankan program daerah dan mendorong perekonomian.

Luhut mengatakan, sepertinya kedatangan Lagarde untuk bertemu Jokowi bertujuan untuk memperlajari cara pemerintah Indonesia menangani masalah ekonomi.

"Tamu datang masak tidak ditemui. Tidak ada urusan soal masalah bantuan pinjam meminjam, apalagi kita akan meminta nasihat, mungkin IMF perlu minta nasihat ke kita bagaimana mengatasi masalah krisis di negara berkembang," ujar Luhut.

(dnl/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads